You are here
Home > WEC > Sean akan melaju tiga stin di FIA WEC Belgia

Sean akan melaju tiga stin di FIA WEC Belgia


MEDIABALAP.com (Jakarta) – Sean Gelael akan melahap lintasan balap sebanyak tiga stin dalam putaran pertama kejuaraan ketahanan mobil dunia FIA WEC (world endurance championship) yang berlangsung di Spa Franchorchamps, Belgia, Minggu, 01 Mei 2021.

Satu stin itu kurang lebih 40 sampai 45 menit, kata ayahanda Sean, Ricardo Gelael, yang kini sudah berada di Belgia, ketika dihubungi mimbar-rakyat.com dari Jakarta, Rabu.

Setelah usai laga di Belgia, kompetisi berikutnya dilangsungkan  di Portimao (8 jam) pada 13 Juni,  Monza (8 jam) 18 Juli,  Le mans (24 jam) 21-22 Agustus,  Fuji (8 jam) 28 September dan Bahrain (8 jam) pada 20 November 2021.

Lomba ketahanan putaran pertama di Spa itu akan berlangsung selama enam jam. Pebalap nasional yang didukung tim Jagonya Ayam, Sean, berlaga dengan bendera tim JOTA (Inggris), didampingi rekannya dari Inggris Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne asal Belgia.
Sean Gelael bersama team mate Tom dan Stoffel di Sirkuit Spa. (jagonya ayam)

 

Ricardo menyatakan,  dalam laga di kampung halamannya, Stoffel akan duduk di balik kemudi dalam babak kualifikasi dilanjutkan dalam race membalap dua stin. Kemudian dilanjutkan Sean dua stin berikutnya, disusul Tom turun lapangan dalam dua stin. Sean menambah satu stin kemudian, diakhiri Stoffel hingga finis.

“Itu susunan urutan balap drivernya sementara ini,” kata Ricardo.

Pada 26-27 April 2021,  diadakan prolog lomba di Spa Franchorchamps, dibagi atas empat kali free practice dan Ricardo Gelael memberi keterangan apa yang terjadi pada prolog lomba itu.

“Karena kita pakai chasis baru di hari kedua, banyak masalah. Di antaranya rem yang selalu ada udara di dalamnya,” kata Ricardo,  juara nasional speed rally pada 2006.

“Kemudian, keseimbangan (balancing) mobil belum ketemu sehingga karakter mobil di setiap tikungan berubah dari lap ke lap.  Ketika usai lap keenam, malah ketinggian mobil turun sampai tiga millimeter, membuat handling mobil berubah,” kata Ricardo.

Pebalap dan pendukung tim JOTA foto bersama di Sirkuit Spa, Belgia. (jagonya ayam)

Ia mengatakan, beberapa masalah itu dengan cepat dievaluasi dan dicari pemecahan dan perbaikannya.

Ketika ditanya kira-kira berapa putaran yang akan dilakukan para pebalap dalam melaju selama enam jam di lintasan, Ricardo mengatakan, jumlah lap (putaran) tergantung beberapa hal termasuk faktor dari mobil pengaman (safety car).

“Tapi kurang lebih sekitar 170 sampai 172 lap,” kata Ricardo, mengomentari laga perdana FIA WEC 2021 yang akan disiarkan langsung streaming melalui sean-gelael.com itu.

Bagi Sean Gelael, laga 2021menjadi petualangan baru, setelah sebelumnya lima tahun berkiprah di ajang FIA Formula 2.

Namun jangan salah, pada 2016, bersama Blomqvist dan Antonio Giovinazzi,  putera semata wayang Ricardo-Rini Gelael itu pernah meraih podium kedua di Shanghai,  juga pernah menjuarai Asian Le Mans Series di tahun yang sama, bersama Giovinazzi saat keduanya tampil di Sepang (Malaysia) dan Buriram (Thailand).

Mobil JOTA yang tampil di FIA WEC 2021. (jagonya ayam)

Pada akhir lomba ketahanan Asian Le Mans di Abu Dhabi Februari 2021, Sean bersama Tom di bawah payung tim JOTA, berada di urutan kedua klasemen akhir, terpaut hanya lima poin dengan tim juara G-Drive yang mengumpulkan total 81 poin.

Sean pada race 3 di Abu Dhabi, berada di trek lebih dari tiga perempat durasi lomba (4 jam), selama tiga jam 10 menit, setelah Tom Blomqvist menjalankan tugasnya pada sekitar 50 menit pertama balapan 4 Hours of Abu Dhabi itu.

Dengan pengalaman para pebalapnya, JOTA sebagai juara lomba 24 Jam Le Mans pada 2014 dan 2017, berambisi menjadi salah satu penantang serius untuk meraih gelar juara WEC 2021 kategori LMP2.  (ar loebis)

Leave a Reply

Top