You are here
Home > FIA WEC > Kazuki Nakajima dan Deborah Mayer dapat kehormatan di Le Mans 24 Jam

Kazuki Nakajima dan Deborah Mayer dapat kehormatan di Le Mans 24 Jam


Kazuki Nakajima dan Deborah Mayer dapat kehormatan di Le Mans 24 Jam. (fiawec)

MEDIABALAP.com (Jakarta) – Asosiasi Klub Penyelenggara Lomba ACO (Automobile Club de L’Ouest (ACO) menyatakan dua orang akan dapat kehormatan pada lomba Le Mans 24 Jam yang berlangsung 12-16 juni 2024 – merupakan putaran keempat kejuaraan FIA WEC 2024.

Apa kehormatan yang diberikan kepada mereka?

Kazuki Nakajima dipercaya menjadi Grand Marshal pada gelaran Le Mans 24 jam yang ke-92.

Kazuki Nakajima, tiga kali juara Le Mans 24 Jam, mendapat kehormatan menuntun sebanyak 62 mobil untuk melakukan formasi lap pada kejuaraan putaran keempat laga FIA WEC itu, beberapa saat sebelum pukul 16 pada 15 Juni.

Nakajima mengawali karirnya dengan bermain karting pada 1996 dan dengan cepat namanya melejit dan mengikuti program pelatihan mengemudi muda Toyota beberapa tahun kemudian.

Setelah mencatatkan karir dalam laga single-seater yang membawanya ke jenjang F1, ia bergabung dengan FIA WEC ketika laga itu dikenalkan pada 2012.

Ia berlaga di ajang laga Le Mans 24 Jam sebanyak 10 kali dan menang tiga kali berurutan pada 2018, 2019 dan 2020.

Setelah sukses dalam karir balapnya, Nakajima ditunjuk sebagai Wakil Ketua Toyota Gazoo Racing Europe pada 2021.

Deborah Mayer, Spirit of Le Mans 2024

“The Spirit of Le Mans Trophy” yang diperuntukkan bagi lelaki atau wanita yang dianggap bernilai tinggi dalam laga ketahanan: dari sisi keikutsertaan,, komitmen, kerja sama tim dan jiwa sportif. Untuk tahun 2024 diberikan kepada Deborah Mayer.

Ia amat mencintai dunia balap otomotif dan memiliki kemampuan besar di bidangnya. Ia pencipta proyek yang disebut “Iron Dames”, dengan latar belakang salah seorang wanita yang amat sedikit dalam bidang yang amat kompetitif itu.

Berdasar pengalamannya itu, ia amat berpengaruh dalam menolong menggelorakan dan memberi motivasi bagi wanita untuk membalap di seluruh dunia ini.

Sebagai President Komisi Motorsport Wanita FIA pada 2022 dan 2023, ia menimbulkan inisiatif tidak hanya memberi inspirasi tetapi juga sebagai momentum yang secara signifikan menyamakan gender di bidangnya.

Cerita mengenai Mayer merupakan ilustrasi seni dari tim Pembangunan dan kepemimpinan untuk menekankan pentingnya pertumbuhan dan penampilan serta memberanikan kalangan generasi muda wanita untuk mencapai Impian mereka.

Pierre Fillon, Presiden Automobile Club de l’Ouest mngatakan, “Saya benar-benar merasa terhormat dengan datangnya Deborah Mayer dan Kazuki Nakajima. Saya ucapkan terima kasih pada mereka yang sudah begitu banyak berkontribusi ke Le Mans 24 Jam dan dunia otomotif pada umumnya.”

“Mereka berdua contoh dari pencapaian orang yang amat mencintai lomba ketahanan. Kazuki Nakajima sebagai pebalap yang memenangi laga Le Mans 24 Jam tiga kali sedangkan Deborah Mayer berada di lini depan pembuat proyek unik Iron Dames, yang menimbulkan inspirasi kepada orang lain dalam dunia otomotif ini,” ujar Fillon. (fiawec/ar loebis)

Leave a Reply

Top