MEDIABALAP.com (Jakarta) – BMW kelihatannya berada di jalur meyakinkan dalam kejuaraan lomba ketahanan FIA WEC 2026, setelah meraih kemenangan kedua dalam tiga laga terakhir termasuk di Brazil- dan Vincent Vosse menyebutkan “segala sesuatu tampak bagus” untuk meraih gelar juara.
Peningkatan daya kerja aerodynamic mengangkat performa M Hybrid V8 Hypercar dan menjadikan me reka sebagai salah satu tim yang harus diperhatikan dalam musim ketiga mereka dalam kejuaraan.
Pada pembuka laga di Imola, April, lansir fiawec.com, mereka memang hanya berada di urutan kelima dan ketujuh, tapi setelah itu, BMW finis di urutan pertama atau kedua – menang di Spa-Francorchamps dan di São Paulo serta runner-up di 24 Hours of Le Mans.
Di Interlagos, Kevin Magnussen, Raffaele Marciello and Dries Vanthoor berada di urutan keempat di grid dan sukses untuk nomor #15 pada start ke-20nya di kejuaraan FIA WEC.
Tim ini berhasil melakukan strategi cerdas, memiliki kecepatan dari ketiga pebalapnya, tampil menawan dilakukan Magnussen dan Marciello serta kepiawaian di akhir stint diperagakan Vanthoor, yang tidak mau menyerah dibawah tekanan Ferrari dan Cadillac, walau akhirnya performanya di bawah yang selama ini bagus dilakukannya.
Ada sedikit kesalahan dalam pemakaian ban dingin sekitar 45 menit jelang akhir laga, namun ini tidak banyak memengaruhi jalannya lomba.
“Saya tidak pernah melakukan hal seperti tadi pada awal stint saya – tapi saya merasakannya dan merasa tidak enak,” kata pebalap Belgia itu. “Saya merasa sedikit dingin dan perut saya kurang fit. Saya tarik nafas. Kemudian saya merasa super bangga karena kami menang,” ujarnya.
“Kami sudah tiga tahun menjalani program ini. Semula datar saja tapi membaik selangkah demi selangkah. BMW M Team WRT melakukan kerja keras dan hebat, strateginya fantastis dan kendaraannya fenomenal selama berlomba. Kami sudah bekerja amat keras dan meraih hasilnya saat ini,” katanya.
“Ini merupakan hal luar biasa,” kata rekan setimnya, Marciello, “Tiga tahun lalu kami mengawalinya dari bawah dan sekarang kendaraan kami amat dihandalkan dan kami merasa puas,” katanya.
BMW amat berusaha mendapatkan gelar juara pada musim ini. Tim ini bertengger lima poin di bawah juara bertahan dua kali Toyota yang berada di puncak klasemen sementara pabrik – setelah pabrik raksasa Jepang itu gagal di Autódromo José Carlos Pace – sedangkan duet nomor #20 René Rast dan Robin Frijns terpaut poin dengan pebalap Toyota’s #7 di klasemen pebalap.
Bersama Sheldon van der Linde – sepuluh angka di bawah dua rekan setimnya setelah absen di Imola – Rast and Frijns melejit di antara 17 mobil kuat Hypercar dari urutan 16 dan finis kedelapan di Rolex 6 Hours of São Paulo, ditentukan berada di tangga keenam tapi akhirnya karena suatu hal terkena penalti lima detik.
Sean Gelael bersama Augusto Farfus dan Darren Leung yang memperkuat tim BMW dan mengendarai BMW #32, karena beberaa hal, belum beruntung dalam kejuaraan ini.
Pada laga 6 Hours of Imola (Italia), mereka finis di posisi kelima setelah sempat bersaing di barisan depan namun terkena kendala penalti.
Di laga 6 Hours of Spa-Francorchamps (Belgia), Sean dan temannya finis di posisi ke-14 akibat insiden tabrakan di lintasan. Kemudian di kejuaraan 24 Hours of Le Mans (Prancis), finis di posisi ketujuh usai menjalani balapan ketahanan yang sangat menguras kekuatan fisik.

Sean yang mengendarai BMW M4 GT3 Evo di kelas LMGT3 ini, kini mengemas 22 poin bersama rekanya di urutan klasemen sementara, sedangkan di puncak ditempati TF Sport (#33 Corvette), Jonny Edgar (fiawec.com), dengan total 76 poin.
BMW tetap berharap berada di barisan depan pada empat laga terakhir musim ini, diawal dengan kejuaraan enam jam Lone Star Le Mans di Circuit of The Americas di Austin, Texas, AS, 4-6 September 2026.
“Kami memiliki hari-hari akhir minggu luar biasa,” kata Team Principal, BMW M Team WRT, Vincent Vosse.
“Semua menggembirakan, mulai dari pebalapnya hingga pit kru dan kendaraan yang kuat. Saya kira segala sesuatunya akan berlangsung dengan baik, keduanya di bagian klasemen pebalap mau pun pabrik,” ujarnya. (fiawec/arl)