You are here
Home > Uncategorized > Usaha Mereduksi Performa LMP2 Berhasil

Usaha Mereduksi Performa LMP2 Berhasil


MEDIABALAP.com – Sepanjang 2021, usaha mereduksi performa LMP2 berhasil, karena Hypercar selalu unggul jauh di tiap seri, persis ketika kelas utama masih LMP1. Namun hal itu tak menyuruti FIA dan ACO untuk kembali mereduksi LMP2 lagi untuk musim 2022, walau kali ini usahanya tidak sebesar tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, power dikurangi sebanyak 8kW atau sekitar 10 bhp. Jadi perjalanannya adalah, dari 600 bhp (2020), lalu 560 bhp (2021), dan pada 2022 ini sekitar 550 bhp. Sisi downforce juga terdampak. Selain masih harus memakai level setelan Le Mans untuk seluruh seri, ada juga larangan memakai dive plane (sayap tambahan di spoiler) depan, lalu tinggi bidang vertikal (strake) diffuser dipotong 50 mm, dan ada tambahan gurney 10 mm di sayap belakang untuk menjaga keseimbangan mobil. Bobot minimal mobil masih sama seperti 2021, 950 kg.

@fiawec_official 2022 baru menyelesaikan satu seri, 1000 Miles of Sebring di Amerika bulan Maret. Dan karena Sebring tidak menjadi bagian dari WEC pada 2020 dan 2021, data pembanding diambil dari musim 2019. Lap time kualifikasi LMP2 di Sebring pada 2019 adalah 1:46.923. Sementara pada tahun 2022 catatan di sesi sama adalah 1:49.016. Selisih lebih lambat 2.093 detik ini dipastikan karena adanya upaya reduksi performa LMP2. Menariknya, fastest lap kualifikasi kelas Hypercar 2022, 1:47.407, lebih lambat dari LMP2 tahun 2019.

Walau performa direduksi, tekad trio @gelaelized, @robinfrinjs1, dan @renerast tetap kuat ingin mempertahankan gelar juara tim dan pebalap bersama Team @follow_wrt #31. Keep pushing for that top spot in this season, team! (arl)

Leave a Reply

Top